وَ مِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَ وَقَبَ (٣)
Berkanaan dengan ayat ini Al-Ustadz Ash-Shābūnī berkata :
فَإِنَّ ظُلُمَةِ اللَّيْلِ يَنْتَشِرُ عِنْدَ هَا أَهْلُ الشَّرِ مِنَ الاْنَسِ وَ الْجِنِّ
Artinya : “Karena sesungguhnya pada kegelapan malam, menyebarnya para pelaku kejahatan, baik dari kalangan manusia dan kalangan jin”. (lihat Shafwatut-Tafāsīr juz XX, hal. 123).

Dan Ar-Rāzī juga berkata tentang hal ini :
وَإِنَّمَا أَمَرَ أَنْ يَتَعُوْذَ مِنْ شَرِّ اللَّيْلِ، ِلأَنَّ فِيْ اللَّيْلِ تَخْرُجُ السَّبَاعَ مِنْ آجَامَهَا، وَالْهَوَ امَ مِنْ مَكَانِهَا، ويهجم السارق والمكابر، ويقل فيه الغوث
Artinya : “Dan sesungguhnya diperintahnya --manusia-- untuk meminta perlindungan dari keburukan malam, karena pada waktu malam binatang buas keluar dari sarangnya, Singa dari tempatnya, --pada waktu itu-- para pencuri dan perampok pun menyerang serta --sering-- terjadi kebakaran, sedangkan pertolongan (bantuan) --yang datang pada malam hari-- sangat sedikit sekali”. (lihat Shafwatut-Tafāsīr juz XX, hal. 123).

Slideshow Image 1 Slideshow Image 2 Slideshow Image 3 Slideshow Image 4 Slideshow Image 5 Slideshow Image 6 Slideshow Image 7 Slideshow Image 8