مِنْ سَرِّ مَا خَلَقَ (٢)
Yang dimaksud dengan “keburukan apa-apa yang (telah) Dia ciptakan” menurut Al-Ustadz Ash-Shābūnī ialah :
مِنْ شَرِّ جَمِيْعِ الْمَخْلُوْقَاتِ مِنَ الانَّسِ وَالْجِنِّ وَالدَّوَابَ وَالْهَوَامُ وَ مِنْ شَرِّ كُلِّ مَؤَذَ خَلْقَهُ اللَّهُ تَعَالَى
Artinya : “Dari keburukan seluruh makhluq, yaitu manusia, jin, binatang melata dan binatang buas. Dan dari keburukan seluruh --makhluq-- yang menyakitkan yang telah diciptakan Allāh”. (lihat Shafwatut-Tafāsīr juz XX, hal. 123).

Al-Imām Ibnul-Qayyim menyatakan, ayat ini menjadi dalil bahwa “keburukan” ada atau terdapat pada makhluq (ciptaan), tetapi tidak pada Al-Khāliq (Pencipta). Selanjutnya Al-Ustadz Sayyid Quthb (rahimahullāh) mengatakan, bahwa meminta perlindungan dari keburukan makhluq berarti kita meminta ditetapkan --hanya-- kebaikan-kebaikan mereka saja.

Slideshow Image 1 Slideshow Image 2 Slideshow Image 3 Slideshow Image 4 Slideshow Image 5 Slideshow Image 6 Slideshow Image 7 Slideshow Image 8